Slider

Bersyukur

Bersyukur

Ilustrasi di akhir bab enam memberi tahu kita bahwa langkah pertama untuk menjadi kaya adalah menyodorkan gagasan mengenai apa yang anda inginkan kepada bahan asal. Ini benar, dan demi terwujudnya keinginan anda, anda harus menjalin hubungan yang harmonis dengan bahan asal. Hubungan semacam ini sangat penting dan vital bagi anda. Karena itulah saya membicarakannya secara khusus di sini. Saya akan memberi anda sejumlah instruksi yang, jika anda jalankan, akan menyatukan pikiran anda dengan Tuhan. Keseluruhan proses penyelarasan mental itu bisa diringkas saja dengan satu kata: Bersyukur.

Pertama, anda percaya adanya satu Zat Cerdas, yang dariya segala sesuatu diciptakan. Kedua, anda percaya bahwa Zat ini memberi apa saja yang anda inginkan. Ketiga, anda menghubungkan diri dengannya dengan perasaan syukur sepenuh hati. Banyak orang yang telah menata hidupnya begitu rupa dan tetap miskin karena kurang bersyukur. Mereka memutuskan hubungan dengan cara tidak pernah berterima kasih.

Mudah dipahami bahwa semakin dekat kita dengan sumber kekayaan, semakin banyak kekayaan yang akan kita terima. Mudah juga untuk dimengerti bahwa jiwa yang selalu bersyukur akan menjalani hidup lebih dekat dengan Tuhan ketimbang yang tidak pernah mengucapkan berterima kasih.

Semakin kuat rasa syukur kita kepada Tuhan ketika kita menerima anugerah-Nya, semakin banyak anugerah yang akan kita terima. Dan semakin cepat kedatangannya kepada kita. Singkatnya, sikap mental bersyukur akan mendekatkan pikiran kita pada sumber anugerah. Jika anda baru memahami bahwa bersyukur akan menjadikan pikiran anda kian selaras dengan energi kreatif semesta, pikirkanlah baik-baik hal ini, dan anda akan membuktikan kebenarannya. Hal-hal baik yang anda miliki datang kepada anda sejalan dengan hukum-hukum tertentu. Rasa syukur akan mengarahkan pikiran anda ke jalan yang mendatangkan halhal baik itu. Ia menjaga anda untuk tetap selaras dengan pemikiran kreatif dan menghindarkan anda dari godaan pemikiran kompetitif.

Bersyukur saja sudah membuat anda mendekat ke arah Keberlimpahan, dan mencegah anda jatuh ke pemikiran keliru tentang terbatasnya persediaan. Hal terakhir itu akan membunuh harapan anda. Ada Hukum Bersyukur (Law of Gratitude, LoG), dan sangat penting bagi anda untuk mencermatinya, jika anda ingin mendapatkan apa yang anda inginkan. LoG adalah prinsip alami bahwa aksi dan reaksi selalu seimbang, dan bergerak dalam arah berlawanan. Rasa syukur merentangkan pikiran anda dalam sikap berterima kasih kepada Tuhan. Ia adalah bentuk pembebasan pikiran dan tak pernah gagal mencapai tempat yang dituju. Dan reaksi adalah gerak seketika ke arah anda.

Jika anda berjalan menuju Tuhan, Dia akan berlari menyongsong anda. Dan jika rasa syukur anda kuat dan ajek, reaksi di dalam bahan asal akan kuat dan terus-menerus. Segala yang anda inginkan juga akan selalu bergerak ke arah anda. Anda tidak akan bisa menggerakkan kekuatan besar tanpa bersyukur, karena rasa syukur itulah yang menjaga keterhubungan anda dengan kekuatan besar itu. Namun keutamaan bersyukur tidak melulu menjamin lebih banyak berkah di masa mendatang. Tanpa rasa syukur anda tidak akan mampu bertahan sedikit lebih lama dari situasi yang mengecewakan anda.

Saat anda membiarkan pikiran anda berkutat dalam ketidakpuasan akan situasi anda sekarang, anda mulai goyah. Anda memusatkan perhatian pada kemelaratan, hal-hal buruk, dan kekumuhan, dan pikiran anda akan menciptakan semua bentuk itu. Kemudian anda menyampaikan bentukbentuk atau gambaran mental tersebut kepada bahan asal. Maka kemelaratan, hal-hal buruk, dan kekumuhan akan datang kepada anda. Membiarkan pikiran anda berkutat pada hal-hal kacangan sama halnya dengan menjadikan diri kacangan dan mengelilingi diri dengan hal-hal kacangan.

Sebaliknya, anda akan menjadi yang terbaik dengan memusatkan pikiran pada hal-hal terbaik dan mengelilingi diri dengan hal-hal terbaik. Kekuatan kreatif dalam diri kita mewujudkan gambaran apa pun yang kita pertahankan di dalam benak kita. Kita adalah zat yang berpikir juga, dan setiap zat berpikir selalu mewujudkan bentuk-bentuk yang ia pikirkan. Pikiran yang bersyukur selamanya mempertahankan pemikiran terbaik, karena itu ia cenderung menjadi yang terbaik. Ia menciptakan bentuk atau karakter terbaik, dan akan menerima yang terbaik.

Selain itu, keyakinan lahir dari rasa syukur. Pikiran yang bersyukur selalu dipenuhi harapan baik, dan harapan berubah menjadi keyakinan. Singkatnya, rasa syukur menciptakan gelombang pikiran yang meningkatkan keyakinan. Siapa pun yang tidak punya rasa syukur tidak mungkin mempertahankan keyakinan. Dan tanpa keyakinan anda tidak akan menjadi kaya melalui cara kreatif. Kita akan lihat contohnya dalam bab-bab berikut.

Karena itu, penting bagi anda menumbuhkan kebiasaan bersyukur untuk segala kebaikan yang anda terima. Penting bagi anda untuk terus bersyukur. Dan karena semua hal ikut berperan dalam kemajuan anda, maka anda perlu melibatkan semua itu dalam rasa syukur anda. Jangan buang waktu untuk memikirkan atau membicarakan kekurangan dan kesalahan para pemegang kekuasaan dan orang-orang kaya. Keberadaan mereka di dunia ini membuka kesempatan bagi anda. Semua yang anda dapatkan saat ini adalah karena mereka. Jangan mengutuk para politisi korup. Jika tidak ada politisi-politisi itu kita terjerumus ke dalam anarkhi, dan kesempatan anda menjadi kian sempit. Tuhan sudah bekerja sekian lama dan sangat sabar membawa kita ke tingkatan sekarang ini dalam bidang industri dan pemerintahan, dan ia akan menyempurnakan pekerjaannya. Tak ada keraguan sedikit pun bahwa Ia akan menyingkirkan para penguasa buruk itu, pengusaha besar, kapten-kapten industri, dan para politisi korup pada waktunya. Namun, untuk sekarang, yakini saja bahwa mereka sangat baik.

Ingatlah bahwa mereka membantu membangun matarantai transaksi yang mendatangkan kekayaan kepada anda, dan berterima kasihlah kepada mereka semua. Ini akan membuat anda selaras dengan kebaikan dalam segala hal, dan segala yang baik akan datang kepada anda.

Cara Kekayaan Mendatangi Anda

Cara Kekayaan Mendatangi Anda

Cara Kekayaan Mendatangi Anda

Ketika saya katakan bahwa anda tak perlu tawar-menawar sengit, bukan berarti anda tidak perlu melakukan proses tawar-menawar sama sekali, atau anda tak merasa perlu berurusan dengan orang
lain. Saya ingin bilang bahwa anda tidak perlu bernegosiasi dengan mereka secara tidak adil. Anda tidak harus mengeruk keuntungan sebesarbesarnya dari orang lain, tetapi berikan kepada orang lain lebih besar daripada yang anda dapatkan dari mereka. Tentu anda tidak bisa memberi setiap orang sesuatu yang nilainya melebihi nilai uang yang anda terima dari mereka, tetapi anda bisa memberinya nilai guna melebihi nilai uang yang anda terima. Kertas dan tinta di buku ini mungkin tidak sebanding dengan nilai uang yang anda gunakan untuk membelinya, tetapi jika gagasan-gagasan di dalamnya bisa mendatangkan kekayaan kepada anda, maka anda tidak dizalimi oleh pihak penjual buku. Ia memberi anda nilai guna yang sangat besar dibandingkan nilai uang kecil anda.Katakanlah saya punya lukisan karya pelukis besar, yang harganya ribuan dolar di lingkungan masyarakat maju. Saya membawanya ke pasar tradisional dan dengan kecakapan tawar-menawar saya tukar lukisan tersebut kepada orang Eskimo dengan bulu binatang seharga 500 dolar.

Di sini saya berbuat aniaya kepada dia, karena ia tidak memerlukan lukisan. Barang tersebut tidak punya nilai guna baginya, dan tidak menambah apa pun dalam kehidupannya. Namun misalkan saya memberinya senapan seharga 50 dolar, itu akan menjadi pertukaran yang adil. Dengan senapan itu ia akan mendapatkan banyak bulu binatang dan daging. Senapan itu akan memiliki nilai penting bagi si Eskimo; ia bisa bertambah kaya dengan benda itu. Jika anda bangkit dari level kompetitif ke level kreatif, anda akan mencermati bisnis anda secara hati-hati. Sekiranya anda menjual sesuatu kepada orang lain yang tidak menambahkan apa pun pada kehidupan orang itu, hentikanlah. Jangan curangi orang lain dalam bisnis anda. Dan jika sekarang anda sedang menjalankan bisnis yang mencurangi orang lain, tinggalkanlah.

Beri setiap orang nilai guna yang lebih dari nilai uang yang anda terima darinya, maka anda menambah pada kehidupan orang-orang ini pada setiap transaksi.Jika anda mempekerjakan orang, anda harus mengambil dari mereka nilai uang lebih besar dari yang anda bayarkan kepada mereka; namun anda harus mengelola bisnis anda dengan berpegang pada prinsip kemajuan, sehingga setiap karyawan anda bisa merasakan adanya kemajuan pada kehidupan mereka hari demi hari.

Berikan kepada karyawan anda sebagaimana buku ini memberikan sesuatu kepada anda. Jadikan bisnis anda anak tangga bagi mereka, yang memungkinkan orang menapak naik dan menjadi kaya atas usaha mereka sendiri. Jika mereka tidak menggunakan kesempatan tersebut, itu bukan kesalahan anda. Dan, terakhir, karena anda menciptakan kekayaan anda sendiri dari bahan asal yang tak tampak mata, bukan berarti apa-apa yang anda ingin langsung tercipta dari udara dan muncul begitu saja di hadapan anda.

Jika anda menginginkan mesin jahit, misalnya, saya tidak bilang bahwa anda harus terus-menerus menyodorkan pemikiran tentang mesin jahit kepada bahan asal sampai muncul mesin jahit di ruangan tempat anda duduk. Jika anda menginginkan mesin jahit, pertahankan gambar mental tentang sebuah mesin jahit dengan sikap positif bahwa benda itu sedang diciptakan untuk anda. Setelah membentuk gambar mental dalam benak, yakinilah secara penuh bahwa mesin jahit itu sedang mendatangi anda. Jangan pernah meragukannya. Bersikaplah seolah ia sudah menjadi milik anda.

Mesin jahit itu akan didatangkan untuk anda oleh Zat Cerdas yang bekerja melalui pikiran-pikiran manusia. Jika anda hidup di Maine, seseorang mungkin membawanya dari Texas atau Jepang, dalam transaksi yang berujung dengan kehadiran mesin jahit itu di depan anda. Dan keseluruhan proses itu akan membawa keuntungan bagi semua yang terlibat di dalamnya.

Jangan pernah lupa sekejap pun bahwa bahan asal ini menembusi semua, mengisi semua, berkomunikasi dengan semua, dan bisa mempengaruhi semua. Kehendak Zat Berpikir ini akan kehidupan yang lebih baik, lebih sejahtera, telah mendorong terciptanya semua mesin jahit. Dan ia bisa menciptakan jutaan lagi, selama manusia masih mendorong penciptaan itu melalui kehendak dan keyakinannya—dengan menjalankan Cara Tertentu. Anda pasti bisa memiliki mesin jahit itu, dan pasti bisa juga mendapatkan hal-hal lain yang anda inginkan. Dengan itu semua anda meningkatkan kehidupan anda dan juga orang-orang lain. Yakinlah terhadap permintaan anda. Bahan asal ingin mengalami kehidupan yang sejahtera bersama anda, dan menginginkan anda mendapatkan semua yang anda kehendaki demi kehidupan yang lebih mulia.

Jika anda meyakini bahwa kehendak anda untuk kaya adalah selaras dengan kehendak Tuhan, maka keyakinan anda tak akan tergoyahkan. Pernah saya melihat seorang anak duduk di depan piano, dan kesulitan memainkannya sekalipun ia sudah berupaya keras. Ia tampak sedih sekali dan gusar karena gagal memainkan musik. Saya tanya kenapa ia jengkel, dan ia menjawab, ”Saya bisa menghayati musik di dalam diri saya, tetapi tidak bisa membuat tangan saya terampil memainkannya.” Musik di dalam dirinya adalah hasrat dari bahan asal, yang memiliki semua potensi kehidupan. Hasratnya bermusik mencari pemenuhan melalui bocah itu. Tuhan berusaha hidup dan menikmati apa saja melalui hal-hal yang manusiawi. Ia mengatakan, ”Aku perlu tangan-tangan terampil untuk membuat bangunan indah, untuk memainkan irama surgawi, untuk mewujudkan lukisan agung. Aku perlu kaki-kaki yang berjalan untukku, mata untuk melihat keindahanku, lidah untuk menyatakan kebenaranku dan menyanyikan lagu-lagu yang menakjubkan,” dan lain-lain.

Semua itu adalah potensi yang mencari bentuk pengungkapan melalui manusia. Tuhan menginginkan sesiapa yang bisa bermain musik untuk memiliki piano atau alat-alat musik lainnya, dan mempunyai sarana-sarana untuk mengasah bakat mereka semaksimal mungkin. Ia menginginkan sesiapa yang menghargai keindahan bisa mengelilingi dirinya benda-benda seni. Ia menginginkan para pengamat punya kesempatan untuk melakukan perjalanan dan observasi. Ia menginginkan para peminat adibusana bisa mengenakannya, dan para penyuka makanan lezat bisa menyantapnya.

Ia menginginkan semuanya itu karena ia sendirilah yang menikmati dan menghargai semua hal itu. Tuhanlah yang ingin bermain musik, bernyanyi, dan menikmati keindahan, dan menyatakan kebenaran dan mengenakan adibusana, dan makan makanan lezat.

Hasrat yang anda rasakan untuk kaya adalah upaya tak terbatas olehNya untuk mencari perwujudan melalui anda, sebagaimana Ia mencari pengungkapan melalui anak kecil di depan piano. Maka jangan ragu meminta sebanyak-banyaknya. Tugas anda adalah memfokuskan dan mengungkapkan kehendak Tuhan. Ini yang paling sulit bagi kebanyakan orang. Mereka mempertahankan pemikiran kolot bahwa kemiskinan dan pengorbanan diri adalah tindakan menyenangkan Tuhan. Mereka memandang kemiskinan sebagai bagian dari rencana Tuhan. Mereka memegang keyakinan bahwa Tuhan sudah merampungkan pekerjaan-Nya, dan sudah menciptakan apa yang perlu Ia ciptakan dan kebanyakan orang harus tetap miskin karena tidak tersedia cukup bahan untuk membuat semuanya kaya. Mereka mempertahankan pemikiran yang sangat keliru ini sehingga malu untuk meminta kekayaan.

Yang mereka inginkan hanya hidup sederhana atau seadanya saja, asal bisa cukup nyaman. Saya ingat seseorang yang saya minta membuat gambaran jelas tentang apa saja yang ia inginkan, sehingga pemikirannya tersampaikan kepada bahan asal. Ia sangat miskin, tinggal di rumah kontrakan, dan penghasilannya hanya cukup untuk hidup seadanya dari hari ke hari. Ia tidak percaya sama sekali bahwa ia bisa kaya. Maka, setelah menimbangnimbang, ia pikir masuk akal sekiranya ia menginginkan karpet baru untuk lantai kamarnya dan pediangan untuk menghangatkan ruangan selama musim dingin. Mengikuti saran dari buku ini, ia mendapatkan barangbarang itu dalam beberapa bulan, dan itu menyadarkannya bahwa ia bisa meminta lebih banyak lagi. Ia mengamati tempat tinggalnya, dan merencanakan peningkatan dalam semua hal yang ia inginkan. Secaramental ia lantas membuat gambaran rinci tentang rumah idamannya, lengkap dengan perabot-perabotnya. Terus mempertahankan gambaran tersebut di dalam benaknya, ia mulai menjalani hidup dengan Cara Tertentu, dan mengalami kemajuan sebagaimana yang ia inginkan. Dan ia memiliki rumah sendiri sekarang, dan melakukan perombakan mengikuti gambaran mentalnya. Dan sekarang, tetap dengan keyakinan yang kukuh, ia sedang menginginkan hal-hal yang lebih besar. Semua datang kepadanya karena ia yakin dan itu
berlaku juga bagi kita semua.

Kehidupan Yang Meningkat

Kehidupan yang Meningkat

Anda harus membuang jauh sisa kepercayaan dan gagasan-gagasan kolot bahwa anda menjadi miskin atas kehendak Tuhan yang menginginkan anda tetap miskin. Zat cerdas yang merupakan bahan asal segala sesuatu, yang hidup di dalam segala sesuatu, dan hidup di dalam diri anda, adalah Spirit yang hidup secara sadar. Karena ia hidup secara sadar, ia tentunya memiliki kehendak alami untuk meningkatkan kehidupannya. Setiap makhluk hidup harus selalu berupaya meningkatkan kehidupannya, karena kehidupan harus berkembang.

Sebutir biji yang jatuh ke tanah, merekah tumbuh, dan menjalani kehidupan dengan menghasilkan ratusan biji berikutnya. Kehidupan menggandakan dirinya sendiri. Ia selalu berkembang, bagaimanapun caranya.Zat cerdas juga memiliki kebutuhan yang sama untuk terus berkembang. Setiap pemikiran yang ada dalam benak kita mendorong lahirnya pemikiran berikutnya; kesadaran terus berkembang. Setiap fakta yang kita pelajari mendorong kita mendalami fakta-fakta lain; pengetahuan terus berkembang. Setiap bakat yang kita kembangkan membangkitkan hasrat kita untuk mengembangkan bakat-bakat lain. Kita tunduk pada dorongan hidup, mengupayakan pengungkapan, yang mendorong kita untuk tahu lebih banyak, untuk melakukan lebih, dan
untuk menjadi lebih.

Untuk tahu lebih, melakukan lebih, dan menjadi lebih, kita harus memiliki lebih. Kita harus memiliki pelbagai sarana, karena kita mempelajari, melakukan, dan menjadi sesuatu hanya dengan
menggunakan sarana-sarana itu. Kita harus menjadi kaya, sehingga kita bisa meningkatkan hidup. Sederhananya, hasrat menjadi kaya adalah kapasitas untuk meningkatkan hidup yang terus mencari pemenuhan. Setiap hasrat adalah potensi terpendam yang berupaya mengungkapkan dirinya. Ia muncul karena ada kekuatan dalam diri manusia yang terus berupaya menemukan pemenuhan. Dorongan yang membuat anda ingin memiliki uang lebih sama dengan dorongan yang membuat tanaman tumbuh. Kehidupan itu sendirilah yang ingin mewujudkan dirinya lebih utuh.

Bahan asal kehidupan ini tentunya tunduk pada hukum kehidupan. Ia memiliki hasrat untuk meningkatkan hidup. Itu sebabnya ia perlu menciptakan segala sesuatu. Ia ingin hidup sejahtera di dalam diri anda. Karenanya, ia ingin anda memiliki semua sarana yang anda perlukan.

Tuhan menginginkan anda kaya karena Ia bisa mengekspersikan dirinya lebih baik melalui anda jika anda memiliki banyak sarana yang memungkinkanNya berekspresi. Ia bisa hidup sejahtera dalam diri anda jika anda memiliki kuasa tak terbatas atas sarana-sarana kehidupan.

  • Semesta menghendaki anda memiliki apa saja yang anda inginkan.
  • Alam bersahabat dengan setiap rencana anda.
  • Segala sesuatu secara alami mendukung anda.
  • Tanamkan dalam pikiran anda bahwa ini benar.
  • Penting menyadari bahwa anda memiliki tujuan yang selaras dengan tujuan semesta.

Anda harus menginginkan kehidupan yang sebenar-benarnya, bukan hanya demi pemenuhan kesenangan badani misalnya. Hidup adalah pelaksanaan fungsi-fungsi. Setiap individu akan benar-benar hidup ketika ia bisa melaksanakan semua fungsi, baik fisik, mental, maupun spiritual, yang ia mampu kerjakan, tanpa mengorbankan salah satunya.

Anda tidak ingin menjadi kaya agar bisa hidup secara badani, demi pemenuhan nafsu hewani. Itu bukan kehidupan. Pelaksanaan setiap fungsi fisik adalah bagian dari kehidupan, dan tidak seorang pun bisa hidup secara lengkap jika ia menolak ekspresi normal dan sehat dari dorongan-dorongan tubuhnya.

Anda tidak ingin menjadi kaya semata-mata demi menikmati kepuasan mental, demi mendapatkan pengetahuan, demi memenuhi ambisi, agar lebih cerdas dibandingkan orang lain, agar terkenal. Semuanya itu sah-sah saja, tetapi orang yang hidup melulu demi kepuasan intelektual sesungguhnya hanya menjalani sebagian hidup, dan ia tidak akan pernah puas dengan apa yang ia miliki.

Anda tidak ingin menjadi kaya melulu demi orang lain, mengorbankan diri demi keselamatan umat manusia, demi merasakan nikmatnya berkorban. Kepuasan jiwa hanyalah satu bagian dari kehidupan, dan ia tidak lebih mulia dibandingkan bagian-bagian lainnya.

Anda ingin menjadi kaya agar bisa makan, minum, dan merasa senang ketika tiba waktu untuk itu; agar anda bisa mengelilingi diri dengan karya seni, mengunjungi tempat-tempat jauh, mengisi pikiran, dan mengembangkan kecerdasan; agar anda bisa mencintai sesama dan mengekspresikan belas kasih, dan bisa ikut berperan dalam membantu dunia menemukan kebenaran.

Tetapi ingat bahwa berkorban demi orang lain secara ekstrem tidak lebih baik dan tidak lebih mulia dibandingkan bersikap egois secara ekstrem; keduanya keliru. Bebaskan diri anda dari gagasan bahwa Tuhan ingin anda mengorbankan diri demi orang lain, dan bahwa anda bisa menyenangkan-Nya dengan berbuat seperti itu. Tuhan tidak membutuhkan hal itu.
Dia menginginkan anda berkembang secara utuh, untuk diri sendiri, dan untuk sesama. Dan anda hanya bisa membantu orang lain secara lebih baik ketika kehidupan anda sendiri meningkat.

Anda bisa berkembang secara utuh hanya dengan menjadi kaya. Maka, sudah benar dan terpuji jika anda memfokuskan pemikiran anda pertamatama untuk mendapatkan kemakmuran. Namun, ingat bahwa bahan asal menginginkan semua menjadi kaya, maka setiap gerakannya tentulah dimaksudkan agar semua bisa berkembang. Tidak boleh ada tindakan yang menghambat pihak lain, karena semua memiliki dorongan yang sama untuk menemukan sumber kekayaan dan kehidupan.

Bahan asal akan mewujudkan segala sesuatu bagi anda, namun tidak dengan cara mengambil dari orang lain dan memberikannya kepada anda.

  • Anda harus menyingkirkan pemikiran tentang kompetisi.
  • Anda mencipta, bukan bersaing memperebutkan apa-apa yang sudah ada.
  • Anda tak harus mengambil sesuatu dari orang lain.
  • Anda tak harus tawar-menawar sengit.
  • Anda tak harus licik atau mengambil keuntungan dari orang lain.
  • Anda tak perlu membuat orang lain memeras keringat untuk anda dengan hasil yang tidak setimpal.
  • Anda tak perlu iri pada kekayaan orang lain atau melihatnya penuh nafsu. Tak seorang pun mempunyai sesuatu yang anda tak mampu memilikinya, dan itu tak perlu dengan merampas darinya.
  • Anda kreator, bukan kompetitor, bukan pesaing bagi orang lain.
  • Anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan, tetapi dalam cara tertentu yang juga memberi keuntungan bagi orang-orang lain.

Saya tahu ada orang-orang yang bisa mendapatkan uang luar biasa besar melalui cara yang berlawanan sama sekali dengan pernyataanpernyataan di atas. Saya akan menjelaskannya. Orang-orang macam itu menjadi sangat kaya karena kemampuan luar biasa mereka untuk memenangi persaingan. Kadang, tanpa mereka sadari, mereka bergerak sejalan dengan tujuan dan gerakan bahan asal untuk meningkatkan kehidupan umat manusia, yakni melalui evolusi industri. Rockefeller, Carnegie, Morgan, dan lain-lainnya secara tanpa sadar telah menjadi agenagen kemajuan dengan kemampuan luar biasa mereka untuk mengelola dan mengendalikan industri produktif, dan dengan demikian memberikan sumabangan besar bagi peningkatan kehidupan bagi semua.

Kini hari mereka hampir berakhir. Mereka sudah mengelola produksi, dan akan segera digantikan oleh agen-agen lain yang mengelola distribusi. Orang-orang kaya seperti mereka tak ubahnya reptil-reptil prasejarah. Mereka berperan penting dalam proses evolusi, tetapi mereka akan punah juga oleh kekuatan yang sama, yang dulunya melahirkan mereka. Dan penting juga diingat bahwa mereka tak pernah menjadi benar-benar kaya. Dari kelas ini, sebagian besar di antara mereka hidup dalam keadaan melarat dan celaka.

Kekayaan yang didapat secara kompetitif tidak pernah memuaskan dan juga tidak permanen. Anda memiliki kekayaan hari ini dan semua itu besoknya menjadi milik orang lain. Ingat, jika anda ingin menjadi kaya dengan jalan ilmiah dan melalui cara tertentu, anda harus sepenuhnya meninggalkan pemikiran kompetitif. Jangan pernah berpikir bahwa persediaan kekayaan terbatas. Saat anda berpikir bahwa semua uang telah dikuasai dan dikendalikan oleh orang lain, dan bahwa anda harus banting tulang untuk menghentikan penguasaan tersebut, pada saat itulah anda terjebak pada pemikiran kompetitif, dan daya kreatif anda lenyap saat itu juga. Yang lebih buruk, anda mungkin meringkus sendiri gerakan-gerakan kreatif yang sudah anda mulai.

Ketahuilah bahwa ada timbunan emas tak ternilai jumlahnya di perut bumi yang belum digali. Dan seandainya pun tak ada, akan diciptakan lebih banyak lagi dari bahan asal untuk memenuhi kebutuhan anda. Ketahuilah bahwa uang yang anda butuhkan akan tiba, bahkan jika untuk itu diperlukan penemuan tambang emas baru oleh ribuan manusia besok.

Jangan lihat persediaan yang tampak, lihatlah selalu kekayaan berlimpah pada Substansi tak Berbentuk, bahan asal segala sesuatu. Ketahuilah bahwa kekayaan mendatangi anda saat itu juga, ketika anda sudah mampu menerima dan menggunakannya.

Tak ada satu orang pun bisa menghalangi anda mendapatkan apa yang merupakan milik anda. Jadi jangan sedetik pun anda berpikiran bahwa semua lokasi terbaik sudah diambil orang sebelum anda siap membangun rumah anda. Jangan takut bahwa para pemilik modal besar akan bergabung dan menguasai seluruh kekayaan di muka bumi. Jangan pernah takut bahwa anda gagal mendapatkan apa yang anda inginkan karena ada orang lain yang menjegal anda. Itu tak bisa terjadi. Anda tidak mencari apa yang sudah dimiliki orang lain. Anda mewujudkan apa yang anda inginkan dengan Substansi tak Berbentuk sebagai bahan asal, dan persediaannya tak terbatas. Selalu camkan ketiga prinsip ini:


Ada bahan asal yang bisa berpikir, yang darinya segala sesuatu diciptakan. Dalam keadaan aslinya, ia menembus, mengisi, dan memenuhi ruang-ruang di semesta ini.

Sebuah pemikiran di dalam bahan asal akan menghasilkan sesuatu yang digambarkan oleh pemikiran tersebut.

Manusia bisa menciptakan bentuk apa saja dalam pemikirannya dan, dengan menyampaikan pemikiran tersebut ke bahan asal, bisa menyebabkan terciptanya sesuatu yang ia pikirkan itu.

Prinsip Pertama dalam Ilmu Menjadi Kaya

Prinsip Pertama dalam Ilmu Menjadi Kaya

Pemikiran adalah satu-satunya kekuatan yang bisa menghasilkan kekayaan tampak mata dari bahan asal tak berbentuk. Bahan asal ini, yang darinya semua benda diciptakan, adalah zat yang bisa berpikir. Setiap pemikiran tentang bentuk di dalam zat ini akan
menghasilkan bentuk tersebut. Bahan asal ini bergerak mengikuti pemikirannya. Setiap bentuk dan proses yang anda saksikan di alam ini adalah ekspresi kasat mata dari pemikiran yang ada di dalam bahan asal tersebut. Saat ia berpikir tentang suatu bentuk, ia akan menghasilkan bentuk tersebut. Saat ia berpikir tentang sebuah gerakan, ia akan menghasilkan gerakan yang tampak mata. Begitulah cara semua benda dicipta. Kita hidup dalam dunia pemikiran, yang merupakan bagian dari semesta pemikiran.

Pemikiran tentang semesta yang bergerak telah menjangkau bahan asal ini dan ia bergerak mengikuti pemikiran tersebut untuk membentuk sistem planet dan mempertahankan bentuk tersebut. Bahan asal ini mewujudkan pemikirannya, dan bergerak mengikuti pemikirannya. Memiliki gagasan tentang sistem tatasurya, ia menghasilkan bentuk matahari dan planet-planet yang mengelilinginya. Berpikir tentang bentuk sebatang pohon ek yang tumbuh secara lambat, ia bergerak mengikutinya, dan menghasilkan pohon tersebut, meski mungkin dibutuhkan waktu berabad-abad untuk mendapatkan bentuknya yang sekarang. Dalam mencipta, bahan asal ini tampaknya bertindak menurut alur yang sudah ia tetapkan. Pemikiran tentang sebatang pohon ek tidak seketika menghasilkan bentuk akhir, tetapi ia memulainya dengan menggerakkan seluruh daya yang akan mewujudkan pohon ek, sesuai alur pertumbuhan.

Setiap pikiran tentang bentuk, yang ada dalam pikiran bahan asal ini, menyebabkan penciptaan bentuk tersebut, tetapi selalu mengikuti alur pertumbuhan dan tindakan yang telah ditetapkan. Pemikiran tentang sebuah rumah dengan konstruksi tertentu, jika
disampaikan ke bahan asal ini, tidak akan seketika menyebabkan terciptanya rumah tersebut. Namun pemikiran tersebut akan menyebabkan energi-energi kreatif di bidang perdagangan dan ekonomi mengalir pada saluran-saluran tertentu untuk mempercepat pembangunan rumah tersebut. Dan jika saluran-saluran bagi seluruh energi kreatif itu tak tersedia, maka rumah tersebut akan dibentuk langsung dari bahan asal, tanpa menunggu proses lambat manusia dan benda-benda.

Tak ada pemikiran tentang bentuk yang tidak menyebabkan penciptaan bentuk tersebut jika ia disampaikan ke bahan asal. Manusia adalah makhluk berpikir dan bisa melahirkan pemikiran. Semua bentuk yang diwujudkan oleh manusia dengan tangannya mulamula ada di dalam benaknya. Orang tidak bisa membentuk sesuatu tanpa menciptakan bentuk tersebut dalam pemikirannya terlebih dulu. Dan sejauh ini manusia telah membatasi upayanya melulu pada pekerjaan tangan. Ia menerapkan hanya kerja fisik pada wilayah
penciptaan bentuk-bentuk, membuat perubahan atau memodifikasi apa yang sudah ada. Ia tidak pernah berpikir untuk mencoba menciptakan bentuk-bentuk baru dengan cara menyampaikan pemikirannya ke bahan asal.

Ketika orang memiliki pemikiran tentang sebuah bentuk, ia mewujudkannya dengan bahan dari alam, dan membuat gambaran tentang bentuk itu dalam benaknya. Ia tidak berupaya membangun kerjasama dengan bahan asal—bergandengan tangan “dengan sang Ayah”. Ia tidak membayangkan bahwa ia bisa “melakukan apa yang dilakukan oleh sang Ayah.” Manusia membentuk ulang dan memodifikasi bentuk-bentuk yang sudah ada dengan kerja fisik. Ia tidak mempertanyakan sama sekali apakah ia bisa memproduksi segala sesuatu dari bahan asal dengan cara mengirimkan pemikirannya ke sana. Kita akan membuktikan bahwa ia bisa melakukan itu, bahwa setiap orang bisa melakukan itu, dan menunjukkan bagaimana caranya. Sebagai langkah pertama, kita harus memahami tiga prinsip dasar. Pertama, kita menyadari bahwa ada satu bahan asal, atau substansi tak berbentuk, yang darinya segala sesuatu dibuat. Segala rupa unsur di alam semesta ini tidak lain adalah perwujudan beragam dari satu unsur. Seluruh benda mati dan makhluk hidup di alam semesta ini diciptakan dari bahan yang sama. Dan ia adalah zat yang berpikir. Sebuah pemikiran yang ada di dalam zat ini menghasilkan bentuk sebagaimana yang dipikirkan. Pemikiran di dalam zat ini melahirkan bentuk. Manusia adalah makhluk berpikir, mampu melahirkan pemikiran. Jika manusia bisa menyampaikan pemikirannya ke bahan asal tersebut, ia bisa menghasilkan penciptaan, atau pembentukan, sesuatu yang ia pikirkan. Ringkasnya begini:
Ada bahan asal yang bisa berpikir, yang darinya segala sesuatu diciptakan. Dalam keadaan aslinya, ia menembus, mengisi, dan memenuhi ruang-ruang di semesta ini.
Sebuah pemikiran di dalam bahan asal akan menghasilkan sesuatu yang digambarkan oleh pemikiran tersebut. Manusia bisa menciptakan bentuk apa saja dalam pemikirannya dan, dengan menyampaikan pemikiran tersebut ke bahan asal, bisa menyebabkan terciptanya sesuatu yang ia pikirkan itu.

Mungkin muncul pertanyaan apakah saya bisa membuktikan pernyataan-pernyataan ini. Tanpa berpanjang-panjang saya jawab bisa, baik secara logis maupun pengalaman. Merenung tentang fenomena bentuk dan pemikiran, saya tertuju ke bahan asal yang bisa berpikir. Menalar tentang bahan asal ini, saya menyimpulkan bahwa manusia memiliki kekuatan untuk mewujudkan bentuk-bentuk yang ia pikirkan. Dan dari pengalaman, saya mendapati bahwa penalaran itu benar; dan inilah bukti terkuat saya. Jika satu orang membaca buku ini dan menjadi kaya dengan menjalankan saran-saran yang ada di dalamnya, maka itulah isyarat yang mendukung pernyataan saya. Namun, jika setiap orang menjadi kaya dengan menjalankan saran-saran buku ini, maka itu akan menjadi bukti positif sampai ada orang yang menjalankan saran-saran buku ini dan gagal. Teori di dalam buku ini benar sampai terjadinya proses yang gagal; dan tak akan ada proses yang gagal karena siapa pun yang menjalankan secara persis saran-saran buku ini pasti akan kaya. Saya telah menyampaikan bahwa orang menjadi kaya karena melakukan sesuatu dengan cara tertentu (Certain Way); dan untuk bisa menjalankan itu, ia harus bisa berpikir dengan cara tertentu. Cara orang melakukan segala sesuatu adalah hasil langsung dari cara ia berpikir tentang semua itu. Untuk mengerjakan segala sesuatu dalam cara yang anda inginkan, anda harus mampu berpikir sesuai yang anda inginkan. Ini langkah pertama untuk menjadi kaya. Dan berpikir sesuai yang anda inginkan adalah berpikir tentang KEBENARAN, tak peduli apa pun keadaannya.

Setiap orang memiliki kekuatan alami untuk berpikir sesuai yang ia inginkan, tetapi itu membutuhkan upaya lebih keras ketimbang sekadar berpikir mengikuti keadaan. Berpikir mengikuti keadaan tentu sangat mudah; berpikir tanpa peduli pada apa yang tampak di permukaan jauh lebih sulit dan memerlukan kekuatan lebih besar dibandingkan pekerjaanpekerjaan lain yang harus dilakukan manusia. Tak ada pekerjaan yang bisa membuat orang tersungkur kecuali terusmenerus mempertahankan pemikiran yang benar. Itu pekerjaan terberat di muka bumi. Lebih-lebih ketika kebenaran di dalam pikiran itu berlawanan dengan apa yang tampak di permukaan. Segala yang tampak di permukaan cenderung mempengaruhi pikiran; dan itu hanya bisa dicegah dengan terus berpikir tentang KEBENARAN. Menyaksikan keadaan sakit-sakitan akan menghasilkan bentuk sakitsakitan itu dalam pikiran anda, dan terutama pada tubuh anda, kecuali anda terus mempertahankan kebenaran. Yakni bahwa tidak ada penyakit. Itu hanya penampilan permukaan, dan kenyataannya adalah sehat. Menyaksikan kemiskinan di permukaan akan menghasilkan bentuk kemiskinan dalam pikiran anda, kecuali anda terus mempertahankan kebenaran bahwa tak ada kemiskinan, yang ada hanya keberlimpahan.

Berpikir tentang keadaan sehat dalam keadaan sakit-sakitan, atau berpikir tentang kaya dalam kondisi miskin papa, tentunya memerlukan kekuatan. Namun, barang siapa memiliki kekuatan itu, ia akan menjadi tuan bagi pikirannya. Ia mampu melawan nasib; ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Kekuatan ini hanya bisa dimiliki dengan cara terus meyakini fakta mendasar di balik apa-apa yang tampak di permukaan. Fakta itu ialah bahwa hanya ada satu bahan asal—darinya dan olehnya segala sesuatu diciptakan.
Kita harus meyakini kebenaran bahwa setiap pemikiran yang ada di dalam bahan asal ini akan menjadi sebuah bentuk, dan manusia bisa menyampaikan pemikiran kepadanya agar lahir sebuah bentuk dan kemudian menjadi benda yang nyata. Saat kita sudah memahami ini, akan hilang keraguan dan ketakutan kita, karena kita tahu bahwa kita bisa mencipta apa yang kita inginkan. Kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Dan kita bisa menjadi apa yang kita inginkan. Sebagai langkah awal untuk menjadi kaya, anda harus meyakini tiga pernyataan dasar yang sudah saya sampaikan. Untuk menguatkannya, saya akan mengulangi di bawah ini:
Ada bahan asal yang bisa berpikir, yang darinya segala sesuatu diciptakan. Dalam keadaan aslinya, ia menembus, mengisi, dan memenuhi ruang-ruang di semesta ini.
Sebuah pemikiran di dalam bahan asal akan menghasilkan sesuatu yang digambarkan oleh pemikiran tersebut. Manusia bisa menciptakan bentuk apa saja dalam pemikirannya dan, dengan menyampaikan pemikiran tersebut ke bahan asal, bisa menyebabkan terciptanya sesuatu yang ia pikirkan itu.

Baca ketiga prinsip di atas berulang-ulang. Tanamkan setiap kata dalam ingatan anda. Fokuskan pikiran anda pada prinsip-prinsip tersebut hingga anda percaya. Jika anda ragu, singkirkan keraguan itu. Jangan dengarkan argumen yang berlawanan dengan prinsip-prinsip ini. Jangan pergi ke ceramah-ceramah yang mengajarkan konsep lain yang bertentangan dari ini. Jangan baca buku atau majalah yang mengajarkan ide lain. Jika anda mencampur-adukkan kepercayaan anda, semua usaha anda akan sia-sia. Jadi, yakini sepenuhnya prinsip-prinsip di atas. Ilmu menjadi kaya berawal dari penerimaan total atas prinsip-prinsip ini.

Apakah Semua Kesempatan Untuk Kaya Itu Dimonopoli Sedikit Orang

APAKAH SEMUA KESEMPATAN UNTUK KAYA ITU DIMONOPOLI SEDIKITORANG?

Tak satupun orang harus dipaksa miskin disebabkan sedikit orang telah memonopoli kekayaan dan menghalangi orang lain untuk mendapatkannya. Anda mungkin tak punya akses ke suatu jenis usaha, tapi ada banyak jenis usaha lain terbuka bagi anda. Pada setiap waktu, gelombang besar kesempatan tercipta di berbagai bidang, mengikuti tuntutan kebutuhan umat manusia dan tingkat perkembangan evolusi sosial yang telah dicapai manusia. Ada kesempatan yang melimpah bagi tiap orang yang mengikuti arah gelombang itu, bukan sebaliknya dengan melawan arus gelombang. Jadi para pekerja, apakah itusebagai individu atau kelas sosial tidak dihalangi untuk mendapat kesempatan emas itu.

Para pekerja tidak dihalangi agar tetap berada dibawah majikan atau perusahaan besar atau pemilik modal besar. Sebagai suatu kelas sosial, para pekerja tetap menjadi pekerja karena mereka tidak melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Kelas pekerja akan menjadi kelas majikan bila mereka mulai melakukan seseuatu dengan cara tertentu. Hukum alam yang mengatur kekayaan berlaku bagi sembarang dan setiap orang. Ini yang harus mereka pelajari dan mereka tetap ditempat mereka sekarang selama mereka tetap melakukan sesuatu seperti sebelumnya. Seorang individu dari kelas pekerja tidak dipaksa untuk tetap jadi kelas karyawan karena abainya seluruh kelas karyawan terhadap hukum-hukum yang mengatur kekayaan ini, sebaliknya dia bisa mengikuti arus gelombang kesempatan untuk jadi KAYA dan buku ini akan memberi tahu caranya.

Tak seorangpun harus tetap miskin karena kurangnya persediaan kekayaan sebab ada lebih dari cukup kekayaan untuk semua umat manusia. Satu istana mewah sebesar gedung putih di Washington bisa dibangun untuk setiap keluarga diatas bumi hanya dengan bahan bangunan dari satu negara Amerika Serikat saja. Dengan pertanian intensif, negara ini bisa memproduksi wol, katun linen, sutra yang cukup untuk memenuhi kebutuhan baju setiap orang diatas bumi lebih baik yang dilakukan Nabi Sulaiman dalam keagungannya, juga cukup makanan untuk memberi makanan secara mewah. PERSEDIAAN YANG NAMPAK MATA secara praktis tidak akan habis dan PERSEDIAAN TAK NAMPAK MATA benar-benar tidak akan habis.

Segala sesuatu yang anda lihat diatas bumi dicipta dari SATU BAHAN ASAL, tidak berbentuk dan bisa berfikir yaitu bahan dimana semua yang terlihat mata ini dicipta. Benda-benda baru secara konstan sedang dibuat dan benda-benda lama sudah dan sedang musnah, namun semua benda yang nampak mata tercipta dari SATU BAHAN ASAL. Tak ada habisnya persediaan bahan asal yang tak berbentuk ini, alam semesta yang nampak ini pun dicipta dari bahan asal ini, tapi tidak semua habis untuk mencipta alam semesta ini. Tempat kosong yang ada dialam ini, yang berada diantara semua benda yang tampak dialam semesta ini, diisi dan dipenuhi dengan bahan asal ini, bahan asal semua yang tampak ini. Puluhan ribu kali segala sesuatu benda dibuat dan dibuat lagi, dan bahkan tidak lantas kita akan kehabisan persediaan bahan asalini. Oleh sebab itu, tak seorangpun jadi miskin karena tak ada cukup persediaan kekayaan. Alam universal adalah gudangkekayaan tak terbatas, persediaan yang tak akan habis. Bahan asal itu hidup bergerak dengan energi kreatif dan secara konstan menghasilkan benda-benda yang lebih banyak lagi.

Bila persediaan bahan bangunan habis, persediaan lebih banyak akan dihasilkan lagi. Jika persediaan tanah habis hingga bahan makanan dan pakaian tak bisa tumbuh lagi diatasnya, akan ada cara tanah itu diperbaharui atau akan banyak tanah lagi dicipta. Bila semua emas dan perak telah tergali dari dalam bumi, jika adab kemanusiaan masih berada ditingkat perkembangan sosial yang membutuhkan emas dan perak, lebih banyak lagi akan dihasilkan lagi dari bahan asal ini. Bahan asal merespon semua kebutuhan umat manusia, karena bahan asal tak akan membiarkan dunia tanpa adanya benda yang layak. Ini berlaku bagi setiap orang.

Umat manusia secara keseluruhan pada dasarnya dilahirkan KAYA secara melimpah dan jika seseorang itu miskin itu disebabkan mereka tidak melakukan sesuatu dengan cara tertentu yang mebuat mereka KAYA. Bahan asal tersebut bisa berfikir, bergerak dan selamanya mendukung kehidupan yang lebih sempurna. Merupakan sifat alamiah yang melekat pada makhluk hidup untuk menjalani hidup lebih dari sekarang, sifat alamiah untuk lebih baik dan sifat alamiah kesadaran makhluk hidup untuk memperluas batas kemampuannya dan menemukan jalan perwujudan lebih lengkap setiap potensi dirinya. Setiap bentuk kehidupan diciptakan dari bahan asal yang hidup ini, berubah menjadi benda yang terlihat agar bisa mewujudkan kehidupan lebih sempurna.

Ilmu Pasti Menjadi Kaya

Ilmu Pasti Menjadi Kaya

Ada ilmu pasti (sains) untuk menjadi KAYA dan ini adalah ilmu eksak, seperti aljabar dan aritmatika. Ada prinsip-prinsip khusus yang mengatur proses mendapatkan kekayaan dan sekali proses ini depelajari dan diikuti oleh seseorang, maka aeseorang akan menjadi KAYA dengan kepastian matematis. Kepemilikan uang dan asset kekayaan didapat seseorang sebagai sebuah hasil AKIBAT melakukan sesuatu dengan cara tertentu dan SIAPAPUN YANG MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA TERTENTUtersebut baik dengan sengaja atau tidak – AKAN MENJADI KAYA -, sementara orang lain yang TIDAK MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA TERTENTU ini tak peduli seberapa keras atau seberapa mampu ia bekerja –TETAP MISKIN-. Prinsip ini adalah hukum alam yang merupakan hukum sebab akibat dan oleh sebab itu sembarang laki-laki atau perempuan yang belajar melakukan sesuatu dengan cara tertentu ini pasti KAYA.Pernyataan diatas benar seperti yang ditunjukkan fakta berikut ini:

Menjadi KAYA tak ditentukan oleh lingkungan seseorang tinggal, sebab seandainya demikian semua orang di lingkungan tertentu pasti KAYA semuanya, artinya semua orang dalam satu kota akan KAYA semua, sedangkan semua orang dalam satu kota akan miskin semuanya atau semua penduduk dalam satu Negara akan KAYA semuanya, sementara penduduk dalam satu Negara lain akan miskin semuanya. Namun sebaliknya, nyatanya kita melihat KAYA dan miskin hidup berdampingan, di lingkungan yang sama dan sering berkecimpung di profesi yang sama. Bila dua orang berada di lingkungan yang sama dan jenis usaha yang sama, dan yang satu menjadi KAYA sementara satunya lagi tetap miskin, ini menunjukkan bahwa menjadi KAYA pada dasarnya tidak disebabkan oleh lingkungan tempat tinggal. Lingkungan tertentu mungkin memang mendukung orang untuk menjadi KAYA dengan mudah, namun bila dua orang yang mempunyai jenis usaha yang sama dan berada di lingkungan yang sama dan yang satu menjadi KAYA dan yang lain gagal, fakta ini menunjukkan bahwa menjadi KAYA adalah hasil dari MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA TERTENTU.

Dan lebih jauh, kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan cara tertentu ini tak ditentukan oleh penguasaan bakat, karena faktanya banyak orang yang mempunyai bakat yang hebat tetap miskin sementara yang punya bakat sedikit bisa menjadi KAYA. Mempelajari orang-orang yang telah menjadi KAYA, kita menemukan bahwa mereka orang-orang yang biasa saja dalam segala aspek, tak mempunyai kemampuan atau bakat lebih besar dibanding orang lain. Ini merupakan bukti bahwa mereka menjadi KAYA bukan karena mereka punya bakat dan kemampuan yang orang lain tak punya, tapi karena mereka kebetulan MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA TERTENTU.

Menjadi KAYA juga bukan karena kebiasaan menabung atau menghemat. Banyak orang yang sangat pelit tetap miskin sementara orang yang gampang mengeluarkan orang malah menjadi KAYA. Menjadi KAYA juga bukan karena melakukan seauatu yang orang lain tak mampu melakukannya, karena 2 orang yang berkecimpung di jenis usaha yang sama dan melakukan hal yang sama persis dan yang satu menjadi KAYA sementara yang satunya menjadi miskin atau malah merugi. Dari pernyataan-pernyataan diatas, kita harus menyimpulkan bahwa menjadi KAYA adalah hasil karena MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA TERTENTU.

Jika menjadi KAYA adalah hasil melakukan sesuatu dengan cara tertentu, dan jika cara itu merupakan hukum sebab yang menimbulkan akibat, lantas laki-laki atau perempuan sembarang yang bisa melakukan sesuatu dengan cara tertentu itu bisa jadi KAYA dan semua cara tertentu itu tunduk dalam prinsip-prinsip ilmu eksak. Pertanyaan akan muncul disini apakah cara tertentu itu terlalu sulit hingga hanya sedikit orang saja yang mampu melakukannya? Seperti yang kita lihat jawabnya adalah tidak. Orang berbakat bisa jadi KAYA, orang tolol pun bisa jadi KAYA. Intelek bisa KAYA sementara orang super bodoh pun bisa jadi KAYA. Orang berfisik kuat bisa KAYA, sementara orang yang sakit-sakitan bisa pula jadi KAYA. Memang dibutuhkan kemampuan untuk berfikir dan memahami dalam taraf tertentu, namun sejauh kemampuan alamiah manusiawi saja yang dibutuhkan sembarang pria dan wanita yang mampu membaca dan memahami kata-kata ini pasti bisa jadi KAYA. Juga, kita sudah melihat bahwa menjadi KAYA tidak ditentukan oleh lingkungan orang tersebut berada. Memang ada lingkungan yang mendukung orang untuk menjadi KAYA. Namun anda tak perlu pergi ke jantung Gurun Sahara dan berharap mendirikan bisnis yang yang sukses disana. Jika seseorang ditempat anda bisa jadi KAYA, anda juga bisa menjadi KAYA dan jika sembarang orang dinegara anda bisa menjadi KAYA anda juga bisa.

Lagi, menjadi KAYA tak ditentukan karena memilih pekerjaan atau jenis usaha tertentu. Orang bisa menjadi KAYA disetiap jenis usaha dan disetiap pekerjaan, sementara tetangga mereka yang punya pekerjaan yang sama tetap miskin. Benar bahwa anda akan melakukan yang terbaik dalam sebuah jenis pekerjaan atau usaha yang membutuhkan bakat dalam usaha itu. Juga anda bisa melakukan usaha terbaik dilingkungan yang cocok bagi usaha tersebut. Toko es krim akan cocok di daerah panas dibanding di daerah dingin dan usaha ikan salmon lebih laris di daerah beku bila dibanding daerah penghasil salmon seperti Florida. Namun terlepas dari batasan-batasan umum tersebut, menjadi KAYA tak tergantung apakah anda bekerja di usaha tertentu, tapi TERGANTUNG pembelajaran anda untuk melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Jika anda sekarang anda berkecimpung dalam suatu usaha dan orang lain di lingkungan anda menjadi KAYA di usaha yang sama sementara anda tetap miskin, itu hanya karena anda tak melakukan sesuatu dengan cara orang tersebut melakukannya.

Tak seorangpun terhalangi untuk menjadi KAYA karena kurangnya modal. Benar, saat anda mendapat modal peningkatan kesuksesan usaha anda bisa menjadi cepat dan mudah, tapi orang yang sudah punya modal itu sudah KAYA dan tak perlu berfikir mencari jalan bagaimana ia menjadi KAYA. Tak masalah seberapa miskin anda, jika anda mulai melakukan sesuatu dengan cara tertentu anda akan menjadi KAYA dan akan mendapat modal. Mendapat modal adalah satu bagian proses untuk menjadi KAYA dan merupakan satu hasil yang pasti dihasilkan karena melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Anda mungkin orang termiskin di benua ini dan utang sedang menenggelamkan anda. Anda mungkin tak punya teman, pengaruh dan sumber daya, tapi jika anda mulai melakukan sesuatu dengan cara ini, anda pasti mulai KAYA, karena sesuai hukum sebab akibat, suatu sebab pasti menimbulkan akibat. Jika anda tak punya modal ANDA AKAN DAPAT MODAL. Jika anda di jenis usaha yang salah, anda akan PUNYA AKSES KE JENIS USAHA YANG TEPAT. Jika anda di tempat yang salah anda AKAN PUNYA AKSES KE TEMPAT YANG TEPAT. Dan anda bisa meraihnya dengan memulainya di kegiatan apapun atau jenis usaha anda sekarang, di tempat anda sekarang untuk melakukan sesuatu dengan cara tertentu yang pasti menyebabkan sukses. Anda harus mulai hidup secara harmonis dengan hukum yang mengatur alam semesta ini.

Hak Untuk Kaya

Hak Untuk Kaya

Apapun yang dikatakan orang mengenai hebatnya hidup dalam kemiskinan, fakta tetap menunjukkan bahwa tidak mungkin seseorang menjalani hidup secara sempurna atausukses kecuali ia KAYA. Tak seorangpun mampu mencapai potensi tertinggi pengembangan jiwa dan bakatnya, kecuali ia mempunyai banyak uang, sebab untuk mengembangkan potensi jiwa dan bakatnya, seseorang harus menguasai banyak hal untuk dijadikan sarana dan dia tak bisa menguasai banyak hal bila ia tak punya cukup uang untuk membelinya. Seseorang mengembangkan akal, jiwa dan raga dengan memanfaatkan banyak sarana dan masyarakat telah sampai pada tingkatan yang sangat terorganisir .hingga orang harus punya uang agar bisa menjadi penguasa sarana-sarana yang dibutuhkannya. Oleh sebab itu, basis dari semua kemajuan perkembangan manusia, pastilah ilmu pasti (sains) untuk menjadi KAYA.

Tujuan semua makhluk hidup adalah perkembangan atau kemajuan hidup dan segala sesuatu yang hidup PASTI mempunyai satu hak untuk meraih perkembangan potensi tertingginya setinggi yang mampu ia bisa raih. Hak seseorang terhadap kehidupan yaitu hak untuk menguasai secara bebas penggunaan sarana-sarana yang ia butuhkan bagi perkembangan maksimal fisik, mental dan spiritualnya atau dengan kata lain HAK UNTUK KAYA. Dalam buku ini saya tidak akan berbicara mengenai kekayaan secara kiasan saja.

Untuk benar-benar KAYA, seseorang tidak berarti harus puas dan senang hanya dengan memiliki sedikit. Tak seorangpun boleh puas dengan memiliki sedikit jika ia mampu memanfaatkan dan menikmati lebih banyak. Secara universal, tujuan evolusi alamiah adalah kemajuan dan perkembangan hidup dan setiap orang harus mempunyai segala sarana yang mendukungnya untuk meraih kekuatan atau kekuasaan, kemewahan, keindahan dan keberlimpahan hidup. Untuk puas dengan hanya memiliki sedikit BERTENTANGAN dengan prinsip alam.

Seseorang yang memiliki semua yang dia inginkan untuk menjalani semua aspek kehidupannya secara sempurna baru bisa disebut KAYA dan tak seorangpun yang punya sedikit uang bisa memiliki yang dia inginkan. Kehidupan telah sampai pada tingkat kemajuan yang sangat tinggi dan menjadi sangat kompleks hingga bahkan orang yang biasa-biasa saja membutuhkan sejumlah besar kekayaan agar bisa menjalani hidup yang mendekati level kesempurnaan. Setiap orang secara alamiah ingin menjadi APA SAJA YANG IA INGINKAN. Keinginan atau hasrat tersembunyi untuk mewujudkan potensi terpendam ini merupakan sifat alamiah yang melekat pada setiap manusia, kita tak bisa menahan keinginan untuk menjadi semua apa saja yang kita inginkan.Sukses dalam kehidupan adalah menjadi apa yang anda cita-citakan.

Anda bisa menjadi apa yang anda cita-citakan HANYA dengan memakai sarana dan anda bisa menguasai sarana secara bebas hanya jika anda menjadi cukup KAYA untuk membelinya. Sebab itu, memahami ILMU PASTI (SAINS) UNTUK MENJADI KAYA adalah ilmu paling penting bagi semua jenis ilmu pengetahuan. Tak ada yang salah dengan menginginkan jadi KAYA. Keinginan untuk menjadi KAYA sesungguhnya adalah hasrat untuk kehidupan yang lebih berlimpah, lebih KAYA, serta lebih sempurna, dan keinginan seperti itu layak dipuji. Seseorang yang tidak menginginkan hidup lebih berlimpah adalah ABNORMAL, sehingga seseorang yang tidak menginginkan mempunyai cukup uang untuk membeli semua yang ia inginkan adalah ABNORMAL.

Ada 3 motif untuk apa kita hidup, yaitu: kita hidup untuk raga, kita hidup untuk akal fikiran, dan kita hiodup untuk jiwa.

Tak satu dari 3 motif ini lebih mulia dibanding motif lainnya. Semua seimbang dan tak satupun dari motif ini bisa hidup secara penuh atau sempurna jika satu atau dua motif lainnya perwujudannya secara utuh ditekan. Tak dibenarkan menjalani hidup hanya untuk kebutuhan motif kejiwaan saja dengan mengesampingkan motif akal dan raga dan KELIRU menjalani hidup hanya untuk kepuasan intelektual saja dan mengesampingkan jiwa dan raga. Kita telah tahu konsekuensi memalukan bagi orang yang menjalani hidup hanya untuk kebutuhan ragawi saja dan menekan motif kebutuhan akal dan jiwa dan kita melihat bahwa kehidupan secara utuh berarti perwujudan lengkap potensi semua motif dimana sesorang bisa berkembang raga, akal dan jiwanya.

Apapun yang orang katakan, tak seorangpun bisa benar-benar bahagia atau puas kecuali raganya berfungsi secara penuh dan begitu juga akal dan jiwanya. Dimanapun fungsi tersebut tidak diwujudkan secara penuh, berarti ada keinginan atau hasrat yang tidak terpuaskan. Hasrat adalah potensi dalam manusia yang mencari jalan perwujudan atau fungsi raga, akal dan jiwa untuk mencari jalan ekspresi. Tak seorangpun bisa hidup secara utuh secara ragawi tanpa makanan yang layak, baju yang nyaman dan selimut hangat serta tanpa kebebasan dari kerja berlebihan dan rekreasi juga penting bagi kehidupan fisiknya.

Seseorang tak bisa hidup utuh secara akal fikiran tanpa buku-buku dan waktu untuk mempelajarinya, tanpa kesempatan perjalanan studi dan observasi atau tanpa sahabat intelektual. Untuk hidup secara utuh seseorang harus melakukan rekreasi intelektual dan harus mengelilingi dirinya dengan semua benda seni dan keindahan yang ia mampu apresiasi. Untuk hidup secara lengkap akal, jiwa dan raga, seseorang harus mempunyai CINTA dan cinta adalah ekspresi yang PALING TIDAK MUNGKIN DIWUJUDKAN oleh kemiskinan.

Kebahagiaan terbesar manusia ada pada kemampuan memberikan keuntungan-keuntungan bagi orang-orang yang ia cintai, dan ekspresi paling spontan dan alamiah dari cinta adalah MEMBERI. Seseorang yang tidak mempunyai hal untuk diberikan tak bisa mengisi perannya sebagai pasangan hidup seseorang dalam rumah tangga, atau orang tua, sebagai warga negara atau sebagai seorang manusia.

Dalam penggunaan hal-hal materiallah seseorang menemukan kehidupan secara utuh akal, jiwa dan raganya. Oleh sebab itu menjadi kebutuhan paling penting bagi tiap individu untuk menjadi KAYA. Anda berada pada posisi sangat tepat bila berkeinginan untuk menjadi KAYA. Jika anda pria dan wanita normal anda pasti berkeinginan demikian. Sudah tepat juga anda memberi perhatian paling utama pada ilmu pasti (sains) untuk menjadi KAYA, karena sains ini studi paling penting dari semua jenis studi. Jika anda mengabaikan studi ini, anda abai terhadap tugas anda pada diri sendiri, pada Tuhan, pada kemanusiaan sebab anda tak bisa menyumbangkan sesuatu pada Tuhan dan kemanusiaan lebih besar, kecuali anda mengembangkan diri anda seutuhnya.

Menunjukkan Kepakaran Saat Berbicara

Menunjukkan Kepakaran Saat Berbicara

Ini bukan tentang kepakaran berbicara. Ini tentang kepakaran di bidang Anda, dan bagaimana menunjukkannya dengan berbicara.

Anda mungkin baru pertama kali bertemu dengan audience. Mereka belum mengenal Anda. Mungkin mereka pernah mendengar nama Anda. Apa yang mereka tahu, hanyalah "katanya" Anda adalah pakar. Mereka belum membuktikannya.

Anda tidak perlu menunda-nunda lagi. Pada kesempatan pertama Anda bisa berbicara kepada mereka, titipkanlah kepakaran Anda pada bicara Anda. Anda berbicara, dan pada saat yang sama Anda mendemonstrasikan kepakaran Anda. Berikut adalah cara melakukannya.

GUNAKAN KALIMAT AKTIF

Gerakkan audience Anda dengan kata-kata kerja. Fokuslah pada "lakukan" dan
bukan "menjadi". Gunakan kata-kata yang asli kata kerja, atau gunakan akhiran
"lah" atau "kan" untuk mengubah suatu kata menjadi kata kerja. Pergilah,
berangkatlah, berilah, jadilah, bangkitlah. Akan lebih baik lagi jika Anda
memilih kata-kata yang lebih spesifik atau menambahnya ungkapan yang
kuantitatif.

ARAHKAN AUDIENCE

Jika Anda yakin, hindari penggunaan kata-kata yang berimplikasi sebagai "saran". Semestinya, seharusnya, mungkin, sebenarnya… Anda pilih mana?

"Sebenarnya, Anda bisa memulai bisnis Anda sendiri."
"Anda dapat memulai bisnis Anda sendiri sekarang juga."
"Tahukah Anda, bahwa saat ini juga anda bisa memulai bisnis anda sendiri?"
"Anda bisa mengejar mimpi-mimpi Anda."

atau,

"Mulailah bisnis Anda sendiri, sekarang juga!"
"Kejarlah mimpi Anda!"

Audience ingin Anda mengatakan apa yang mereka harus lakukan. Bukan yang seharusnya, sebaiknya, mungkin, dapat, semestinya, nanti dan sebagainya.

Berdirilah. Dan berilah mereka arah.

BERI MEREKA YANG SPESIFIK

Jangan biasakan merekomendasi berbagai hal yang terlalu umum. Apalagi jika tidak melanjutkannya dengan berbagai detil. Kuncinya, kembangkan topik dengan 5W dan 1H, What, Who, When, Where, Why dan How.

UJI BERBAGAI FAKTA

Jika Anda bisa menunjukkan fakta, maka opini dan argumen Anda akan bermanfaat bagi mereka. Jika Anda bisa memprodusir fakta yang otentik, maka anda menjadi sumber bagi mereka. Mereka akan mengutipnya, mereka akan menjadikannya sarana bagi mereka.

MASUKKAN CONTOH

Masukkan success stories dalam bicara Anda. Masukkan referensi dan kesaksian dari mereka yang telah sukses bersama Anda. Ini bisa membangun reputasi Anda sebagai pakar -- apapun bidang Anda.

JANGAN TERLALU BANYAK - JANGAN TERLALU SEDIKIT

Ukurlah informasi yang hendak Anda sampaikan. Berikan secukupnya. Tidak terlalu panjang, tidak terlalu pendek. Pertengahan adalah yang terbaik. Jika Anda merasa ada banyak poin yang ingin Anda sampaikan. Pilah dan pilihlah. Sisakan sebagian untuk sesi bicara berikutnya.

RAPI DAN TERORGANISIR

Buatlah informasi Anda rapi dan terorganisir dengan baik. Pahami tentang struktur, sampaikan dengan teratur. Latihlah jika perlu. Lakukan tanpa terburu-buru. Pilihlah kata yang tepat, dan kalimat yang akurat.

Lakukan! Dan mereka akan membuktikan, bahwa Anda memang pakar -- hanya
dengan mendengar Anda berbicara.

Elemen-elemen Penting Bicara Efektif

Elemen-elemen Penting Bicara Efektif

"Setengah dunia terdiri dari orang-orang yang punya sesuatu untuk dibicarakan dan mereka tidak bisa melakukannya; setengahnya lagi tidak punya apa-apa untuk dibicarakan dan mereka tetap berbicara."

Setiap orang bisa berbicara. Tidak setiap orang bisa berbicara dengan efektif. Untuk bisa efektif dalam berbicara ada enam elemen yang harus dipertimbangkan.

SIAP BICARA

Siap adalah element terpenting. Berapa kali Anda melatih bicara Anda? Sebagai pedoman umum, Anda harus menghabiskan waktu sekitar 30 jam untuk persiapan dan latihan bicara jika Anda akan berbicara selama 1 jam. Gunakan tape atau vieo untuk merekam latihan Anda. Ini akan membantu Anda mendapatkan gambaran akurat tentang bagaimana Anda berbicara.

BERIKAN DIRI ANDA

Gunakan contoh dan kisah atau pengalaman pribadi yang patut diceritakan jika memungkinkan. Pastikan bahwa cerita Anda memang membantu dalam memberi penekanan terhadap poin-poin Anda. Cerita Anda harus "nyambung" dengan pesan yang ingin Anda sampaikan. Gunakan contoh-contoh dari kehidupan pribadi dan profesi Anda untuk menunjukkan poin yang Anda maksud.

RILEKS

Untuk bisa rileks, Anda harus sudah siap. Juga, fokuslah pada "pesan" dan bukan pada "audience". Gunakan gerakan tubuh, termasuk cara berjalan. Latihlah bagian pembukaan dari bicara Anda dan rencanakan dengan tepat bagaimana Anda akan mengatakannya. Audience akan menilai Anda dalam 30 detik pertama sejak mereka melihat Anda.

GUNAKAN HUMOR ALAMIAH

Jangan coba-coba menjadi stand up comedian. Gunakan humor yang natural terhadap diri Anda sendiri, tentang sesuatu yang Anda katakan atau anda lakukan. Pastikan bahwa Anda tidak meng"humori" orang lain yang menjadi bagian dari audience. Orang akan tertawa BERSAMA Anda jika Anda melakukannya. Asal, Anda tidak berlebihan.

RENCANAKAN POSISI TUBUH DAN TANGAN

Selama latihan, perhatikanlah momen-momen di mana Anda bisa menggunakan "olah tubuh". Tetapkan tiga posisi di mana anda akan berdiri dan latihlah tidak hanya bagaimana bergerak akan tetapi juga kapan Anda bergerak. Ambil tiga posisi, satu di tengah panggung, satu di kanan Anda, dan satu lagi di kiri Anda. Jangan bersembunyi di belakang podium. Jika Anda memang perlu melakukan kontak mata, lakukan selama Anda bergerak.

PERHATIKAN DETIL

Pastikan bahwa Anda akan berbicara di tempat yang tepat. Pastikan bahwa Anda bisa sampai ke sana lebih cepat dari saat Anda harus mulai bicara. Tanyakan berapa banyak yang akan hadir dan mendengarkan Anda. Pastikan bahwa Anda membawa semua alat bantu visual yang dibutuhkan termasuk handout. Datanglah lebih cepat sehingga Anda bisa melakukan observasi pendahuluan dan melakukan pembenahan di menit-menit terakhir sebelum Anda mulai bisara.

Adalah sangat penting bahwa Anda memperhatikan detik sekecil apapun. anda tidak akan berlebihan dalam berencana. Ingatlah "He who fails to plan is planning for failure".

Buka Dengan Bang Dan Tutup Dengan Slam Dunk

Buka Dengan Bang Dan Tutup Dengan Slam Dunk

  • Introduksi - menyiapkan audience untuk apa yang akan segera datang dan menetapkan tujuan bicara Anda (1-2 menit).
  • Isi, daging dari bicara Anda - memberikan informasi myakinkan dalam tiga atau lima poin (5-6 menit).
  • Simpulan - ringkasan pesan (1-2 menit).

Tiga elemen di atas harus disatukan seperti sandwich di antara dua elemen kunci: pembukaan dan penutupan.

PEMBUKAAN

Kata-kata atau aksi pertama Anda sebelum introduksi. Pembukaan harus jelas, tidak lebih dari tiga kalimat. Fungsi pembukaan adalah untuk menarik perhatian audience sehingga mereka mau mendengar lebih jauh. Ini harus disesuaikan dengan tema. Pembukaan bisa dramatis - melibatkan properti atau alat, olah tubuh, atau hanya kata-kata yang powerful, emosional, atau retorikal, menggunakan demonstrasi, kutipan, pertanyaan, atau hanya diam. Tapi yakinkan bahwa semua itu berkaitan dengan topik Anda.

PENUTUPAN

Komentar terakhir Anda atas topik setelah kesimpulan. Penutupan juga harus jelas, dan tidak lebih dari tiga kalimat. Fungsi penutupan adalah untuk memberi aksen terhadap tujuan bicara Anda dan meninggalkan audience dengan sesuatu yang bernilai untuk selalu diingat. Penutupan adalah klimaks, dobrakan. Hindari sekedar "terimakasih." Audiencelah yang semestinya berterimakasih kepada Anda! Lebih baik gunakan jawaban pertanyaan "so what?" dari isi bicara Anda. Penutupan, seperti juag pembukaan, bisa dramatis, emsional atau retorikal. Anda bisa menggunakan humor atau pertanyaan.

CONTOH PEMBUKAAN YANG HEBAT

Mulailah dengan pertanyaan yang menantang:

"Pernahkah Anda membunuh orang?"
"Saya mencari orang yang mau jatuh dari jurang bersama Saya."

Atau kutipan:

"Beri Saya kebebasan atau biarkan Saya mati."

Alat peraga:

Gambar pistol mainan, atau gambar moil bertabrakan (misalnya untuk topik "Selamat berkendara")

Generalisasi:

"Lihatlah orang di sebelah Anda. Salah satu dari Anda tidak akan di sini pada rapat berikutnya."

CONTOH PEMBUKAAN YANG BURUK

"Topik ini tidak akan menarik bagi sebagian dari Anda."
"Banyak orang berkendara terlalu cepat."

Kalimat yang panjang atau disampaikan dengan terlalu lambat.

Aneh: "Pernahkan Anda mencoa untuk berhenti berpikir?"

CONTOH PENUTUPAN YANG HEBAT

"Kita bisa menyelesaikan masalah ini jika setiap orang dari kita menulis surat kepada pimpinan."

Cerita, atau kutipan yang berkaitan dengan topik bicara Anda. Alat peraga atau properti seperti gambar atau benda.

CONTOH PENUTUPAN YANG BURUK

"Saya sangat senang bisa hadir di sini."
"Terimakasih." Audience-lah yang berhutang terimakasih kepada Anda, kecuali jika Anda yang diundang secara khusus ke sana.

Setiap sesi pembicaraan menuntut pembukaan dan penutupan yang "ear catching" dan "eye catching".

Scroll Up
WhatsApp chat